{"id":24138,"date":"2025-10-21T22:22:09","date_gmt":"2025-10-21T15:22:09","guid":{"rendered":"https:\/\/img.id\/?p=24138"},"modified":"2025-10-21T22:22:14","modified_gmt":"2025-10-21T15:22:14","slug":"apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/img.id\/en\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/","title":{"rendered":"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok dan Kapan Kita Harus Waspada?"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai orang tua baru, mendengar suara bayi tidur ngorok bisa jadi hal yang mengejutkan. Ngorok biasanya diasosiasikan dengan orang dewasa, sehingga wajar jika muncul kekhawatiran ketika bayi Anda mengeluarkan suara dengkuran saat tidur. Lalu, apakah kondisi ini normal pada bayi? Atau justru menandakan adanya gangguan? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini agar Anda bisa memahami penyebab dan cara mengatasinya.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Apakah Normal Jika Bayi Tidur Ngorok?<\/strong><\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam banyak kasus, bayi tidur ngorok merupakan hal yang normal, terutama pada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan. Saluran pernapasan bayi masih sempit dan belum berkembang sepenuhnya, sehingga udara yang lewat dapat menimbulkan suara seperti dengkuran atau mendengus.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jika suara ngorok terdengar keras, terus-menerus, atau disertai gejala lain seperti sesak napas, rewel, atau sulit menyusu, maka perlu diwaspadai dan dikonsultasikan ke dokter.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penyebab Umum Bayi Tidur Ngorok<\/strong><\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut beberapa penyebab umum mengapa bayi tidur ngorok:<\/p><ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Saluran Napas yang Masih Sempit<\/strong><strong><br><\/strong>Bayi yang baru lahir memiliki saluran pernapasan yang kecil dan mudah tersumbat oleh lendir atau air liur, sehingga menyebabkan suara ngorok saat tidur.<\/li>\n\n<li><strong>Posisi Tidur<\/strong><strong><br><\/strong>Posisi tidur telentang dapat menyebabkan lidah bayi sedikit menutup jalan napas, terutama jika ia tidur sangat nyenyak. Ini bisa menyebabkan suara dengkuran ringan.<\/li>\n\n<li><strong>Penumpukan Lendir atau Hidung Tersumbat<\/strong><strong><br><\/strong>Flu ringan atau alergi bisa menyebabkan hidung bayi tersumbat. Saat itulah bayi tidur ngorok menjadi lebih jelas terdengar.<\/li>\n\n<li><strong>Refluks Asam Lambung<\/strong><strong><br><\/strong>Refluks pada bayi dapat memicu iritasi pada saluran pernapasan dan menyebabkan bayi terdengar ngorok saat tidur.<\/li>\n\n<li><strong>Amandel atau Adenoid Membesar<\/strong><strong><br><\/strong>Pada beberapa kasus, amandel atau kelenjar adenoid yang membesar bisa menyumbat saluran napas dan membuat bayi tidur dengan suara ngorok yang cukup keras.<\/li><\/ol><p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kapan Harus Waspada?<\/strong><\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun bayi tidur ngorok bisa normal, segera konsultasikan ke dokter jika disertai:<\/p><ul class=\"wp-block-list\"><li>Napas cepat atau tersengal<\/li>\n\n<li>Dada tampak tertarik saat bernapas<\/li>\n\n<li>Bayi sulit menyusu atau berat badan tidak naik<\/li>\n\n<li>Suara ngorok sangat keras dan terus-menerus<\/li><\/ul><p class=\"wp-block-paragraph\">Pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan untuk mengetahui apakah ada gangguan tidur atau masalah struktural pada saluran napas.<\/p><p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Cara Mengatasi Bayi Tidur Ngorok<\/strong><\/p><p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa cara sederhana yang bisa Anda coba:<\/p><ul class=\"wp-block-list\"><li><strong>Ubah Posisi Tidur Bayi<\/strong><strong><br><\/strong>Miringkan kepala bayi sedikit atau ubah posisinya agar saluran napas lebih terbuka.<\/li>\n\n<li><strong>Gunakan Humidifier<\/strong><strong><br><\/strong>Udara lembap dapat membantu melonggarkan lendir dan mengurangi suara ngorok.<\/li>\n\n<li><strong>Bersihkan Hidung Bayi<\/strong><strong><br><\/strong>Gunakan alat penyedot lendir atau larutan saline untuk membersihkan hidung bayi dari sumbatan.<\/li>\n\n<li><strong>Jaga Kualitas Udara di Kamar Tidur<\/strong><strong><br><\/strong>Hindari asap rokok dan debu di sekitar tempat tidur bayi.<\/li><\/ul><p class=\"wp-block-paragraph\">Bayi tidur ngorok bisa menjadi hal yang normal terutama di usia awal, namun penting untuk selalu memperhatikan gejala yang menyertai. Jika ragu, konsultasikan ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah yang membahayakan pernapasan bayi. Dengan perhatian dan perawatan yang tepat, tidur bayi bisa kembali tenang dan nyaman.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai orang tua baru, mendengar suara bayi tidur ngorok bisa jadi hal yang mengejutkan. Ngorok biasanya diasosiasikan dengan orang dewasa,<\/p>","protected":false},"author":444,"featured_media":24139,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[689],"tags":[690,685],"class_list":["post-24138","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kasur-bayi","tag-kasur-bayi","tag-tempat-tidur"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok ?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebagai orang tua baru, mendengar suara bayi tidur ngorok bisa jadi hal yang mengejutkan. Lalu, apakah kondisi ini normal pada bayi?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/img.id\/en\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok ?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagai orang tua baru, mendengar suara bayi tidur ngorok bisa jadi hal yang mengejutkan. Lalu, apakah kondisi ini normal pada bayi?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/img.id\/en\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"IMG\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ras.digi.3?mibextid=LQQJ4d\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-21T15:22:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-21T15:22:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"IMG Gallery\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"IMG Gallery\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/\"},\"author\":{\"name\":\"IMG Gallery\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#\/schema\/person\/844ff18f8fe7ecaa41d64cdd264a4891\"},\"headline\":\"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok dan Kapan Kita Harus Waspada?\",\"datePublished\":\"2025-10-21T15:22:09+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-21T15:22:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/\"},\"wordCount\":447,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"kasur bayi\",\"tempat tidur\"],\"articleSection\":[\"kasur bayi\"],\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/\",\"url\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/\",\"name\":\"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok ?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-21T15:22:09+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-21T15:22:14+00:00\",\"description\":\"Sebagai orang tua baru, mendengar suara bayi tidur ngorok bisa jadi hal yang mengejutkan. Lalu, apakah kondisi ini normal pada bayi?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/img.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok dan Kapan Kita Harus Waspada?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/img.id\/\",\"name\":\"IMG\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"IMG.ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/img.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#organization\",\"name\":\"IMG\",\"alternateName\":\"IMG.ID\",\"url\":\"https:\/\/img.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\",\"caption\":\"IMG\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/ras.digi.3?mibextid=LQQJ4d\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#\/schema\/person\/844ff18f8fe7ecaa41d64cdd264a4891\",\"name\":\"IMG Gallery\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/img.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/729d260c0515730d38a6fd539298e151046701f88969e00e3ebd96bd16745a46?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/729d260c0515730d38a6fd539298e151046701f88969e00e3ebd96bd16745a46?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"IMG Gallery\"},\"url\":\"https:\/\/img.id\/en\/author\/img-gallery\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok ?","description":"Sebagai orang tua baru, mendengar suara bayi tidur ngorok bisa jadi hal yang mengejutkan. Lalu, apakah kondisi ini normal pada bayi?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/img.id\/en\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok ?","og_description":"Sebagai orang tua baru, mendengar suara bayi tidur ngorok bisa jadi hal yang mengejutkan. Lalu, apakah kondisi ini normal pada bayi?","og_url":"https:\/\/img.id\/en\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/","og_site_name":"IMG","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ras.digi.3?mibextid=LQQJ4d","article_published_time":"2025-10-21T15:22:09+00:00","article_modified_time":"2025-10-21T15:22:14+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"IMG Gallery","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"IMG Gallery","Estimated reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/"},"author":{"name":"IMG Gallery","@id":"https:\/\/img.id\/#\/schema\/person\/844ff18f8fe7ecaa41d64cdd264a4891"},"headline":"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok dan Kapan Kita Harus Waspada?","datePublished":"2025-10-21T15:22:09+00:00","dateModified":"2025-10-21T15:22:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/"},"wordCount":447,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/img.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg","keywords":["kasur bayi","tempat tidur"],"articleSection":["kasur bayi"],"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/","url":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/","name":"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok ?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/img.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2025-10-21T15:22:09+00:00","dateModified":"2025-10-21T15:22:14+00:00","description":"Sebagai orang tua baru, mendengar suara bayi tidur ngorok bisa jadi hal yang mengejutkan. Lalu, apakah kondisi ini normal pada bayi?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#primaryimage","url":"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/img.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/michal-bar-haim-RM9yEZLoJSc-unsplash-scaled.jpg","width":2560,"height":1707},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/img.id\/2025\/10\/21\/apakah-normal-jika-bayi-tidur-ngorok-dan-kapan-kita-harus-waspada\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/img.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apakah Normal jika Bayi Tidur Ngorok dan Kapan Kita Harus Waspada?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/img.id\/#website","url":"https:\/\/img.id\/","name":"IMG","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/img.id\/#organization"},"alternateName":"IMG.ID","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/img.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/img.id\/#organization","name":"IMG","alternateName":"IMG.ID","url":"https:\/\/img.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/img.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"","contentUrl":"","caption":"IMG"},"image":{"@id":"https:\/\/img.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ras.digi.3?mibextid=LQQJ4d"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/img.id\/#\/schema\/person\/844ff18f8fe7ecaa41d64cdd264a4891","name":"IMG Gallery","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/img.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/729d260c0515730d38a6fd539298e151046701f88969e00e3ebd96bd16745a46?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/729d260c0515730d38a6fd539298e151046701f88969e00e3ebd96bd16745a46?s=96&d=mm&r=g","caption":"IMG Gallery"},"url":"https:\/\/img.id\/en\/author\/img-gallery\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24138","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/444"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24138"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24138\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24140,"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24138\/revisions\/24140"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24138"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24138"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/img.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24138"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}